Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Status Bibi seperti Ibu mahram

Bibi itu Seperti Ibu  By Ustadz Ammi Nur Baits - Nov 26, 20158757 Status Bibi dalam Mahram?  Saya mendengar hadis bahwa bibi itu seperti ibu.. Apa maksudnya? Dan sejauh mana hubungan kita dengan bibi? Mohon pencerahannya.  Jawab: Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du, Benar, bahwa bibi kedudukannya sebagaimana ibu. Yang dimaksud bibi di sini adalah bibi dari ibu. Karena bibi ada 2:  • Bibi dari ibu, yang disebut dengan khalah [arab: الْخَالَةُ]  • Bibi dari bapak, yang disebut dengan ‘Ammah [arab: العَمَّة]  Dari Ali radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,  الْخَالَةُ بِمَنْزِلَةِ الْأُمِّ  Bibi itu kedudukanya seperti ibu. (HR. Abu Daud 2278 dan dishahihkan al-Albani).  Ulama berbeda pendapat mengenai maknanya,  Pertama, yang dimaksud bibi kedudukanya seperti ibu adalah bahwa bibi lebih berhak untuk mengasuh anak kecil yang ditinggal ibunya. Ini keterangan al-Hafidz Ibnu Hajar. (Fathul...

Sholawat pada ayat Qur'an surah Al Ahzab : 56

Secara bahasa as-shalawât ( الصلوات ) merupakan bentuk jamak dari kata as-shalât ( الصلاة ) yang berarti berdoa. Karenanya maka bershalawat kepada Rasulullah berarti mendoakan kebaikan bagi beliau. Ini secara bahasa.  Namun demikian apakah perintah untuk bershalawat kepada Nabi memang ditujukan dan dimaksudkan agar umat ini mendoakan beliau? Ada banyak penjelasan ulama tentang hal ini.  Allah subhânahû wa ta’âlâ di dalam Surat Al-Ahzab ayat 56 berfirman:  إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا  Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad. Wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kalian kepadanya dan bersalamlah dengan sungguh-sungguh.”  Setidaknya ada dua poin besar yang bisa dipahami dari ayat di atas, yakni:  Pertama, Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad shallallâhu ‘alaihi wa sallam....

Pandangan Yahudi tentang Yesus

Pandangan Yahudi tentang Yesus Kebanyakan orang Yahudi yang mengaku sebagai penganut Yudaisme tidak menerima Yesus sebagai Mesias. Namun ada sejumlah orang Yahudi yang menerima dan mereka disebut "Messianic Jews" (orang Yahudi Mesianik). Perlu diingat bahwa Yesus Kristus lahir dan hidup sebagai orang Yahudi selama di dunia. Demikian pula murid-murid-Nya yang dipilih-Nya dan ditinggalkan-Nya untuk meneruskan pemberitaan Injil, yaitu Keduabelas rasul, semuanya orang Yahudi asli. Demikian pula rasul Paulus, penulis sebagian besar kitab-kitab Perjanjian Baru adalah seorang Yahudi yang dibesarkan dan dididik dalam aliran Yudaisme yang sangat konservatif. Yudaisme umumnya memandang Yesus sebagai salah satu dari sekian banyak mesias palsu yang muncul dalam sejarah.[1] Yesus dipandang sebagai yang paling berpengaruh, dan akibatnya paling menimbulkan kerusakan, di antara semua mesias palsu.[2] Namun, karena kebanyakan orang Yahudi percaya bahwa Mesias belum datang dan zaman Mesianik b...

Yang Wajib Kita Tahu

25 Nabi نبي  رسول Yang Wajib diketahui 1. Nabi Adam آدم 2. Nabi Idris إدريس 3. Nabi Nuh نُوح 4. Nabi Hud هود 5. Nabi Sholeh صالح 6. Nabi Ibrahim إبراهيم 7. Nabi Luth لوط 8. Nabi Ishaq إسحاق 9. Nabi Ismail إسماعيل 10. Nabi Ya'qub يَعْقُوب 11. Nabi Yusuf يوسف 12. Nabi Syu'aib شعيب 13. Nabi Musa موسى 14. Nabi Harun هارون 15. Nabi Daud داود 16. Nabi Zulkifli ذو الكفل 17. Nabi Sulaiman سليمان 18. Nabi Ayyub أيّوب 19. Nabi Yunus يونس 20. Nabi Zakariya زكري 21. Nabi Ilyas Ara إلياس 22. Nabi Ilyasa' الْيَسَع 23. Nabi Yahya يحيى 24. Nabi Isa عيسى 25. Nabi Muhammad محمد  PEMBAHASAN Menurut bahasa, nabi berasal dari kata نبأ و أنبأ yang berarti أخبر (mengabarkan). Jadi nabi adalah yang memberitakan dari Allah SWT dan ia diberi kabar dari sisiNya. menurut istilah, nabi ialah seorang laki-laki yang diberi kabar (wahyu) oleh Allah SWT berupa syari'at yang dahulu (sebelumnya), ia mengajarkan kepada orang-orang di sekitarnya dari umatnya (penganut syari'at ini).  Sedangkan Rasu...

Maryam saudara Harun

Yang anda sampaikan ke saya adalah yang biasanya dipakai para misionaris. Gesekan ini barangkali tidak bisa dihindari karena memiliki kesamaan sebagai agama samawi. Yang anda tanyakan merupakan lagu lama yang tentu saja sudah ada yang menjawabnya kalau anda mau sedikit menggerakkan jari anda ke google search dengan kata kunci : • menjawab fitnah maryam saudara harun • menjawab fitnah Qur'an disalin dari bible 1. -tentang Sholawat- اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ Perhatikan grammar Arabnya, "Allahumma" berarti ; "Allah tuhan kami" dhomir *humma* menunjukkan jamak pada kami/kita, arti lengkapnya ; "Ya Allah tuhan kami berikanlah keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad" . sementara anda menghilangkan predikat عَلَى dalam kalimah sholawat dan mengartikannya secara subyektif dengan menempatkan terbalik pada posisi "hamba" lebih tinggi dari "khalik"nya, hal sama seperti yang biasa misionaris lakukan, selalu gagal m...

Adakah Nabi dari Wanita?

Adakah Nabi dari Wanita? By Ustadz Ammi Nur Baits - Jan 23, 201412240 Nabi dan Rasul Dari Kalangan Wanita Assalamu’alaikum warohmatullah.. Apakah benar bahwa Nabi dan Rasul itu ada yang diturunkan dalam wujud wanita? Saya mendengar salah satu Doktor (kalau tak salah) bernama Dr. Muhammad Umar Faruq yang mengatakan bahwa Imam Ibnu Hazm pernah berpendapat bahwa Nabi/Rasul itu ada yang dari kalangan kaum wanita, apakah ini benar? Syukron.. Dari: Abu Muhammad Jawaban: Wa alaikumus salam wa rahmatullah Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Sebagian ulama berpendapat, ada beberapa wanita yang Allah tunjuk sebagai nabi. Diantaranya, Abul Hasan al-Asy’ari, al-Qurthubi, dan Ibnu Hazm. Al-Hafidz Ibnu Hajar menyebutkan pendapat mereka dalam Fathul Bari, قال القرطبي الصحيح أن مريم نبية لأن الله تعالى أوحى إليها بواسطة الملك وأما آسية فلم يرد ما يدل على نبوتها Al-Qurthubi mengatakan, “Yang benar, Maryam seorang nabi. Karena Allah mewahyukan kepadanya melalui mala...

Poligami

Rasulullah SAW memiliki istri lebih dari empat, sejumlah riwayat menyebutkan istri beliau ada 11 orang. Fakta tersebut memicu cibiran sejumlah kalangan, tak terkecuali orentalis yang hendak memojokkan Islam. Mereka beranggapan, pernikahan tersebut berseberangan dengan tuntunan ajaran Islam itu sendiri yang membatasi pernikahan hanya empat istri saja, seperti ditegaskan dalam surah an-Nisaa’ ayat 3.  Namun, menurut Lembaga Fatwa Mesir, Dar al-Ifta, anggapan negatif tersebut mudah dipatahkan dengan sejumlah argumentasi yang cukup logis dan rasional. Setidaknya ada tiga alasan sederhana mengapa Rasulullah memutuskan menikah lebih dari empat.  Alasan yang pertama, pernikahan tersebut karena faktor sosial. Pernikahannya dengan Khadijah yang dengan selisih umur yang cukup jauh, saat menikah Rasulullah berumur 25 tahun, sedangkan Khadijah sudah 40 tahun.  Lalu pernikahannya dengan Saudah binti Zam’ah yang berstatus janda anak empat adalah dengan tujuan mencarikan ibu ...