Langsung ke konten utama

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ

Perhatikan grammar / tata bahasa Arabnya, "Allahumma" berarti ; "Allah tuhan kami" dhomir *humma* menunjukkan jamak kami/kita, arti lengkapnya ; "Ya Allah tuhan kami berikanlah keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad" .
STOP! mlintir kalimah sholawat.

Anda bahkan tidak tahu apa yang anda bicarakan, salah arah tentang sholawat, kamu juga salah tentang perihal Barnabas, sudah bodoh sok pintar, kalau bicara gunakan ilmu jangan nafsu, jelas sekali bertendensi kebencian, sudah hilang akal cuma nuruti iman membabi buta, saya katakan pada anda bahwa tidak ada yang akan menanggung dosa anda, saya jamin tidak ada yang mau melakukannya. Dosamu kamu sendiri yang mempertanggung jawabkannya. (😤 Efek >~ ada si bodoh yang melecehkan sholawat)

Saya coba khusnudzon pada masalah ini bahwa ada dari kalian yang tidak tahu dan tidak mengerti keindahan bahasa Arab yang kaya akan grammar dan kaidah bahasa, sementara saya tidak tahu apapun mengenai bahasa ibrani israel dari bible yang asli apakah tetap terjamin keasliannya, sementara bagi kami semua isi Al Qur'an itu di dunia sama, meanwhile kami temukan banyak versi bible berbeda yang kanon atau bukan yang beredar di dunia.

Siapa Barnabas? Nama aslinya adalah Yusuf (yosef) dan dia asli dari Pulau Siprus (sekarang Republik Siprus, dekat dengan Suriah dan Turki) dan seorang Lewi, (klan Lewi/suku Lewi) keturunan anak Yakub (Israil) yaitu Lewi. 
Paham ente? si Barnabas ini mulanya Yahudi keturunan Yakub, bukan keturunan ismael, ngerti gak? Cuma modal tahu Muhammad dari garis Ismael, terus kamu coba sambung sama Barnabas yang dari garis yaqub-Ishaq, anda ini sehat apa gak waras!?. 
Oleh gereja, Barnabas itu santo dan satu angkatan dengan paulus abad pertama masehi, sama sama misionaris yang bersinar di Antiokhiasebuah kota tua di sisi timur sungai Orontes, terletak di tempat kota modern di AntakyaTurki. Kota ini merupakan pusat agama Kristen pada masa awal Masehi dan disebut dalam Perjanjian BaruDi kota inilah murid-murid Jesus Christ untuk pertama kalinya disebut dengan istilah Kristen (artinya "Kristus kecil" atau "golongan Kristus")

Anda ber asumsi Bahwa versi Barnabas telah di salin ke dalam Qur'an, berarti mengukuhkan eksistensi versi Barnabas itu sendiri. Sementara kalau anda amati dengan cermat kegereja-an telah menyatakannya Palsu. Gereja menyatakan, Barnabas yang asli tetap mendukung ke ilahian Jesus. Jadi ada 2 versi Barnabas di sini menurut gereja, sementara Bible Barnabas yang beredar luas itu di vonis tidak legit.

Isi Bible Barnabas terkandung banyak hal yang sesuai dengan paham Islam. Yesus yang  digambarkan di dalam Bible Barnabas seperti yang digambarkan dalam Kitab Suci agama Islam. Yesus digambarkan bukan sebagai Anak Allah atau Allah, namun sebagai nabi yang membuka jalan bagi Nabi Muhammad. Dan Yesus tidak mati disalibkan, namun digantikan oleh Yudas. Bagi umat Nasrani dan Katolik, Bible ini bukanlah yang termasuk dalam Bible kanonik, karena apa yang disampaikannya tidak sesuai dengan ajaran Kristen kepaulusan. 

Saya tidak ingin membahas lebih jauh karena saya tidak punya cukup ilmu yang memadai, yang jelas 2 orang itu adalah missionaris terkemuka yang awalnya beriringan yang kemudian berseberangan, meskipun di ceritakan akhirnya Barnabas mendukung Paulus, namun kenyataan berbeda ada di kitab yang mereka tulis yang tetap berseberangan dan sampai sekarang versi bible Barnabas tetap masuk blacklist tidak bisa bersanding dengan paulus yang diakui gereja. Penyerahan kitab suci ke sistem gereja, maka Gerejalah yang berhak menentukan kanonnya dan interpretasi kitab- kitab tersebut secara otentik.

(- *dari sini tolong jangan menghayal tentang Hashirama dan Madara, serta tidak pula Geneiryoudan* 🤗)

Dan sekarang ada yang menyinggung isi bible Barnabas di copy pastekan, nah karena itu mari kita dengar penjelasan pakar study perbandingan agama. Saudara *Zakir Naik* yang menjawab, namun sebelumnya saya tekankan bahwa Nabi Muhammad adalah seorang yang ummiy itu poin pentingnya dan bisa di telusuri literatur sejarahnya, misalnya saat terjadi peristiwa perjanjian Hudaibiyah.  ;

Quran Surat Al-A’raf Ayat 157 ;

ٱلَّذِينَ يَتَّبِعُونَ ٱلرَّسُولَ ٱلنَّبِىَّ ٱلْأُمِّىَّ ٱلَّذِى يَجِدُونَهُۥ مَكْتُوبًا عِندَهُمْ فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ وَٱلْإِنجِيلِ يَأْمُرُهُم بِٱلْمَعْرُوفِ وَيَنْهَىٰهُمْ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَيُحِلُّ لَهُمُ ٱلطَّيِّبَٰتِ وَيُحَرِّمُ عَلَيْهِمُ ٱلْخَبَٰٓئِثَ وَيَضَعُ عَنْهُمْ إِصْرَهُمْ وَٱلْأَغْلَٰلَ ٱلَّتِى كَانَتْ عَلَيْهِمْ ۚ فَٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِهِۦ وَعَزَّرُوهُ وَنَصَرُوهُ وَٱتَّبَعُوا۟ ٱلنُّورَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ مَعَهُۥٓ ۙ أُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ

Terjemah Arti: (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.

Ayat tersebut menyebutkan bahwa Nabi seorang yang ummiy.
Dan kita menemukan bahwa ada beberapa nubuat yang ditemukan dalam perjanjian lama, begitu juga perjanjian baru, beberapa kali di sebutkan dalam bible, dengan jelas disebutkan dalam kitab

Yesaya 29:12. dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."

Dan inilah apa yang benar benar terjadi pada diri Nabi Muhammad ketika wahyu pertama diturunkan padanya, ketika malaikat Jibril berkata, "Iqra' "(bacalah) dia menjawab, " Aku tidak bisa membaca"
Jadi tentunya Nabi Muhammad karena buta hurufnya, tidak mungkin beliau menyalinnya dari tempat lain.

Sejarah memberitahu kita pada zaman sekarang versi Bible berbahasa Arab pertama.
Versi Bible terjemahan berbahasa Arab pertama tidak ada ketika Nabi masih hidup.

Versi pertama dari perjanjian lama ditulis oleh Saadia Gaon pada tahun 900-an, kira kira 250 tahun setelah kematian Nabi Muhammad.
Dan perjanjian baru versi bahasa Arab pertama ditulis oleh Erpenius di tahun 1616. sekitar 1000 tahun setelah kematian Nabi Muhammad. Jadi bagaimana bisa Nabi Muhammad menyalin dari Bible?
Kita setuju bahwa disana ada kesamaan Bible dengan Qur'an, tapi hanya karena ada kesamaan bukan berarti Qur'an disalin dari Bible. Namun membuka kemungkinan ke-2 nya berasal dari 1 sumber yang sama. Dan seperti yang diketahui sumber semua wahyu berasal dari Tuhan Yang Maha Esa.

Misalnya, murid 'A' dalam sebuah ujian menyalin dari buku sains. Dan murid 'B' juga menyalin dari buku sains. Itu tidak berarti 'B' menyalin dari 'A' , atau 'A' telah menyalinnya dari 'B' . Keduanya menyalin dari sumber aslinya yaitu buku sains. Begitu juga sumber dari semua wahyu adalah Tuhan.
Dan lebih jauh, jika siapapun menyalin dari seseorang, dia tidak akan menuliskan nama orang yang menjadi penulis aslinya.
Dan Qur'an memberikan penghormatan kepada Jesus (Nabi Isa as), jika Dia menyalinnya dari Bible kenapa dia harus memberikan penghormatan kepada Jesus (Nabi Isa as).
Jika seseorang menyalin dari tetangganya, dia tidak akan menyebutkan, "tetanggaku adalah orang baik, tetanggaku adalah orang pintar dalam sains".
Jadi jika Rasulullah menyalin dari Bible, kenapa dia memberi penghormatan kepada Moses (Nabi Musa as), Jesus (Nabi Isa as), dan semua nabi?.
Jika kita berkata bahwa Qur'an telah menyalin dari Bible karena ada kesamaan, maka kita bisa mengatakan Jesus telah menyalin dari perjanjian lama, karena ada kesamaan antara perjanjian lama dan perjanjian baru. Kita tahu kesamaan itu ada karena ke-2 nya punya sumber yang sama yaitu, Tuhan.

Kita tahu bahwa dalam Islam ada 4 wahyu, yaitu ; Taurat, Zabur, Injil, dan Qur'an.
Taurat adalah wahyu yang diberikan pada Nabi Musa as.
Zabur adalah wahyu yang di berikan pada Nabi Daud as.
Injil adalah wahyu yang di berikan pada Nabi Isa as.
Dan Al Qur'an adalah wahyu terakhir dan penutup yang diberikan pada Nabi terakhir dan penutup, Nabi Muhammad SAW.
Meskipun wahyu, semua kitab yang datang sebelum Qur'an tidak lagi dalam bentuk aslinya (mengalami kerusakan) telah mengalami perubahan. Meski begitu ada banyak bagian dari kitab - kitab ini yang masih sama seperti aslinya. Jadi jika kau ingin mengecek mana yang benar, kau harus memeriksanya dengan Furqan, yaitu Qur'an. Jia ia sesuai dengan Qur'an, kami tidak punya masalah dan menerima bagian itu sebagai bagian kitab dari firman tuhan.

Mungkin ada banyak orang yang tidak mengetahui atau tidak punya ilmu Qur'an atau Bible. Jadi bagaimana kita mengetahui kitab mana yang benar diantara ke-2 nya? atau kitab mana yang menyalin dari kitab satunya?.
Cara terbaik mengujinya adalah dengan uji sains. Jika kita menguji ke-2 kitab ini dengan uji sains, kita akan tahu perbedaan mana yang benar dan mana yang salah. Ketika kita membaca sekilas, kita mengira bahwa Bible dan Qur'an itu sama, tapi jika kita melakukan riset atau menganalisanya, kita akan tahu mana yang benar dan salah.

Ketika kita membaca Bible, disebutkan dalam kitab kejadian bab 1,  bahwa tuhan menciptakan langit dan bumi dalam 6 hari. Dan ke-6 hari ini adalah 6 x 24 jam, ini ada dalam Bible.
Qur'an juga berfirman tentang penciptaan jagat raya dan berkata bahwa tuhan telah menciptakan langit dan bumi dalam 6 "ayyam" , kata "ayyam" adalah bentuk jamak dari "yaum" , salah satu makna "yaum" adalah hari yang 24 jam. Akan tetapi makna lain dari "yaum" adalah "suatu periode yang panjang".
Di zaman sekarang para ilmuan mengatakan bahwa jagat raya kita tercipta dalam waktu milyaran tahun. Jadi ketika mengatakan bahwa jagat raya diciptakan dari 6 x 24 jam itu salah. Dan para ilmuwan tidak punya masalah dengan Qur'an, karena Al Qur'an berfirman bahwa langit dan bumi diciptakan selama 6 ayyam, itu artinya 6 periode waktu yang panjang. tanpa menjelaskan 6 x 24 jam.

Komentar